KEBUTUHAN DAN ALAT PEMUAS KEBUTUHAN (EKONOMI SMA X)
A. KEBUTUHAN DAN ALAT PEMUAS
KEBUTUHAN
1.
Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan diartikan sebagai hasrat yang muncul dari dalam diri manusia dan harus
dipenuhi karena jika tidak terpenuhi dapat mengganggu kelangsungan hidupnya. Lain hal
dengan keinginan, keinginan adalah
hasrat yang muncul dalam diri manusia yang jika tidak terpenuhi tidak akan
mengganggu kelangsungan hidupnya. Maka, bisa dibedakan bahwa kebutuhan harus
dipenuhi oleh manusia sedangkan keinginan tidak harus dipenuhi. Seperti contoh
di atas, keinginan untuk tour ke Bali tidak akan memengaruhi kelangsungan hidup
seseorang; namun kebutuhan pokok terhadap makanan dan minuman yang tidak
terpenuhi dapat berakibat fatal.
2.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi
Kebutuhan
a. Tingkat
Kepuasan dan Gaya Hidup
b. Umur
c. Penghasilan
yang Diperoleh
d. Pendidikan
e. Pekerjaan
Adapun faktor-faktor eksternal yang
memengaruhi kebutuhan manusia, antara lain, sebagai berikut.
a. Keadaan
Alam
b. Tingkat
Kemajuan Peradaban
c. Agama
dan Kepercayaan
d. Adat-Istiadat
e. Tingkat
Kemajuan Teknologi
3. Jenis-Jenis Kebutuhan
a.
Kebutuhan menurut intensitasnya
Kebutuhan ini dikelompokkan
menjadi tiga: kebutuhan primer, kebutuhan
sekunder, dan kebutuhan tertier.
1)
Kebutuhan Primer : kebutuhan ini mutlak harus
dipenuhi agar kita tetap hidup, seperti kebutuhan akan makanan, pakaian, tempat
tinggal,dsb
2)
Kebutuhan Sekunder : kebutuhan ini disebut juga
kebutuhan kultural, kebutuhan ini timbul bersamaan meningkatnya peradaban
manusia seperti: pendidikan, tamasya, olah raga, dll
3)
Kebutuhan Tertier : kebutuhan ini ditujukan
untuk kesenangan manusia, seperti kebutuhan akan perhiasan, mobil mewah,
rumah mewah, dsb.
Dewasa ini banyak barang yang
semula dipandang mewah, sekarang telah digolongkan menjadi kebutuhan sekunder,
seperti: pesawat TV, telepon, dan komputer. Demikian juga untuk pendidikan dan
kesehatan telah digolongkan menjadi kebutuhan primer, mengingat kebutuhan ini
sangat mendesak dan penting bagi kehidupan manusia.
b.
Kebutuhan menurut sifatnya
Kebutuhan ini dibedakan
menurut dampak atau pengaruhnya terhadap jasmani dan rohani.
1)
Kebutuhan jasmani, contohnya: makanan, pakaian,
tempat tinggal, dsb.
2)
Kebutuhan rohani, contohnya: musik, menonton
bola, ibadah, dsb.
c.
Kebutuhan menurut waktu
Kebutuhan ini dibedakan
menurut waktu sekarang dan waktu masa yang akan datang. Kebutuhan
sekarang, adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga, seperti: makan di
saat lapar, atau obat-obatan pada saat sakit. Kebutuhan masa depan, yaitu
pemenuhan kebutuhan yang dapat ditunda untuk waktu yang akan datang, misalnya:
tabungan hari tua, asuransi kesehatan, dsb.
d.
utuhan menurut wujud
Kebutuhan ini meliputi
kebutuhan material, yaitu kebutuhan
berupa barang-barang yang dapat diraba dan dilihat. Misalnya: buku, sepeda,
radio, dsb.
e.
Kebutuhan menurut subyek
Kebutuhan ini dibedakan
menurut pihak-pihak yang membutuhkan. Kebutuhan ini meliputi: kebutuhan
individu, yaitu kebutuhan yang dapat dilihat dari segi orang yang
membutuhkan, misalnya: kebutuhan petani berbeda dengan kebutuhan seorang guru.
Kebutuhan masyarakat, disebut juga kebutuhan kolektif atau kebutuhan bersama, yaitu alat pemuas kebutuhan yang digunakan bersama, misalnya: telepon umum, jalan umum, WC umum, rasa aman, dsb.
4.
Alat Pemuas
Kebutuhan (Barang dan Jasa)
a. Barang
Menurut Sifatnya
1) Barang
Ekonomis
2) Barang Bebas
b. Barang Menurut
Fungsinya (Tujuan Penggunaannya)
1) Barang
Konsumsi
Barang
konsumsi dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
a) Barang
yang hanya dipakai satu kali langsung habis. Contoh: makanan, minuman, dan
lain-lain.
b) Barang
yang dapat dipakai beberapa kali. Contoh: pakaian, sepatu, dan lain-lain.
2) Barang
Produksi/Barang Modal
c. Barang
Menurut Wujudnya
1) Barang Konkret/Nyata/Material
2) Barang
abstrak/immaterial
d. Barang
Menurut Cara Penggunaannya
1) Barang
Substitusi
2) Barang
Komplementer
e. Barang
Menurut Cara Pengerjaannya
1) Barang
Mentah
2) Barang
Setengah Jadi
3) Barang
jadi
Dengan demikian, sudah jelas bahwa barang atau jasa sangat berguna bagi
manusia dan mempunyai
nilai serta manfaat yang besar dalam rangka memenuhi
berbagai macam
kebutuhan manusia.
Menurut Al Meyers, jenis-jenis
kegunaan barang
atau benda
dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Element
utility (faedah
elemen), artinya
benda berguna
karena mempunyai
zat asli
yang dibutuhkan.
Misalnya umbi-umbian,
buah-buahan, dan sayur-sayuran.
b. Time
utility (faedah
waktu),
artinya
benda akan
lebih berfaedah
bila digunakan
pada waktu
yang tepat.
Sebagai contoh
menimbun gabah
untuk persiapan
pada masa paceklik dan payung pada saat musim hujan.
c. Place
utility (faedah
tempat), artinya
benda yang
setelah dipindahkan tempatnya
akan lebih berfaedah
bagi manusia. Misalnya pasir di sungai dipindahkan ke kota dan kayu di hutan dipindahkan ke kota dipakai sebagai bahan bangunan.
d. Form utility (faedah bentuk), artinya benda setelah diubah bentuknya dapat lebih berfaedah bagi manusia. Misalnya kayu diubah mejadi mebel, kain diubah menjadi baju/celana, gandum diubah menjadi roti, dan sebagainya.
e. Ownership utility (faedah hak milik), artinya benda yang dapat berfaedah setelah dimiliki. Misalnya mobil yang masih di toko setelah dibeli oleh konsumen akan menjadi lebih
Komentar
Posting Komentar