KONSEP ILMU EKONOMI (EKONOMI SMA X)

 

MENGENAL ILMU EKONOMI

 

A.     PENGERTIAN ILMU EKONOMI

Mengapa belajar ilmu ekonomi? Pertanyaan ini layak untuk diajukan dalam kehidupan. Kalau kita pelajari lebih lanjut tentang ilmu ekonomi akan dapat memberikan manfaat yang dapat dita peroleh dalam kehidupan, diantaranya :

1.       Memperbaiki cara berfikir yang membantu dalam pengambilan keputusan

2.       Membantu memahami masyarakat

3.       Membantu memahami masalah-masalah internasional (global)

4.       Bermanfat dalam membangun masyarakat demokrasi

Sedangkan tujuan kita mempelajari ilmu ekonomi adalah agar kita dapat :

1.       Memahami sejumlah konsep ekonomi untuk mengkaitkan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari-hari, terutama yang terjadi dilingkungan individu, rumah tangga, masyarakat, dan negara

2.       Menampilkan sikap ingin tahu terhadap sejumlah konsep ekonomi yang diperlukan untuk mendalami ilmu ekonomi

3.       Membentuk sikap bijak, rasional dan bertanggungjawab dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi yang bermanfaat bagi diri sendiri, rumah tangga, masyarakat, dan negara

4.       Membuat keputusan yang bertanggungjawab mengenai nilai-nilai sosial ekonomi dalam masyarakat yang majemuk, baik dalam skala nasional maupun internasional

Menurut asal kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos dan Nomos. Oikos artinya rumah tangga atau keluarga dan Nomos artinya aturan, peraturan atau hukum, sehingga istilah ekonomi berarti mengatur rumah tangga atau keluarga. Dalam kegiatan rumah tangga manusia selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhannya baik berupa barang maupun jasa agar tercapai kemakmuran.

Menurut  Prof.  P.A.  Samuelson,  seorang  ahli  ekonomi mengemukakan, Ilmu Ekonomi adalah suatu studi mengenai bagaimana  orang-orang  dan  masyarakat  membuat  pilihan, dengan    cara    atau    tanpa    penggunaan    uang,    dengan menggunakan  sumber daya yang  terbatas  tetapi  dapat digunakan  dalam  berbagai  cara  untuk  menghasilkan  berbagai jenis  barang  dan  jasa  serta  mendistribusikannya  untuk keperluan konsumsi sekarang dan di masa mendatang, kepada berbagai  orang  dan  golongan  masyarakat.  Ilmu  ekonomi menganalisis  biaya  dan  keuntungan  serta  memperbaiki  corak penggunaan sumber daya-sumber daya.”

Berdasarkan   definisi   ilmu   ekonomi   yang dikemukakan oleh Prof. PA Samuelson,   terdapat  prinsip  dasar  yang  melahirkan  ekonomi adalah :

1 .   kelangkaan (scarcity),  dan

2 .   pilihan (choice).

Dalam Permendiknas Nomor 22 Tahun  2006 tentang Standar Isi, dijelaskan bahwa Ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi, dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi,  konsumsi, dan/atau distribusi.

Dari gambaran di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan Ilmu Ekonomi adalah ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi, dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi,  konsumsi, dan/atau distribusi agar tercapai kemakmuran.


B. KELANGKAAN

Kelangkaan Sumber Daya terdiri dari :

a.  Kelangkaan Sumber Daya Alam

b.  Kelangkaan Sumber Daya Manusia

c.  Kelangkaan Sumber Daya Modal

d.  Kelangkaan Sumber Daya Wirausaha

Sumber daya ekonomi yang tersedia dalam jumlah yang terbatas atau langka harus dilaksanakan secara bijak agar masalah kelangkaan bisa teratasi, yang caranya, antara lain, sebagai berikut.

a.       Menentukan prioritas pemanfaatan sumber daya sehingga masyarakat masih dapat menikmatinya

b.       Peduli terhadap kerusakan lingkungan akibat adanya ulah manusia yang cenderung serakah

c.        Disiplin dalam menggunakan sumber daya sehemat mungkin

d.       Tanggung jawab atas kebutuhan masyarakat banyak

e.       Memanfaatkan sumber daya ekonomi secara selektif, dengan mempertimbangkan kelestariannya, agar anak cucu kita dapat menikmatinya.

f.         Meningkatkan kemampuan sumber daya Indonesia untuk menguasai teknologi

g.       menggunakan sumber daya yang terbatas untuk menghasilkan barang dan jasa agar dapat mengimbangi keinginan manusia yang tidak terbatas

 

C. PILIHAN DAN SKALA PRIORITAS

1.   Perbuatan Pilihan

Jika anda amati dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu dihadapkan pada suatu pilihan (choice), baik dalam memenuhi kebutuhannya maupun mengalokasikan seluruh pendapatannya, sehingga anda harus bisa melakukan pilihan yang lebih menguntungkan terutama bagi dirinya sendiri. Dengan pendapatan yang terbatas manusia tidak bisa memenuhi kebutuhannya apabila tidak memikirkan kebutuhan mana yang seharusnya dipenuhi terlebih dahulu. Oleh karena itu kita selalu dihadapkan pada masalah pilihan terhadap kebutuhan mana yang harus didahulukan maupun kebutuhan mana yang harus dipenuhi di kemudian hari.

Sebagai contoh Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan penghasilan yang terbatas, disamping membiayai kebutuhan sehari-hari di rumah juga membiayai kebutuhan sekolah anaknya (SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi) dan lain-lain. Pada suatu saat anaknya yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi minta untuk dibelikan kendaraan (mobil) untuk memperlancar kuliahnya. Maka timbul pertanyaan : Kebutuhan manakan yang harus didahulukan, apakah membeli kendaraan (mobil) atau membiayai sekolahnya?

Seperti telah diuraikan di muka bahwa setiap hari manusia dihadapkan pada suatu pilihan, maka dari itu kita perlu menyusun skala pemenuhan kebutuhan berdasarkan intensitasnya (kepentingannya). Kebutuhan yang memiliki intensitas tinggi harus didahulukan, kemudian baru memenuhi kebutuhan yang memiliki intensitas yang rendah, bahkan lebih rendah lagi. Untuk menyusun skala pemenuhan kebutuhan perlu dipertimbangkan beberapa hal, diantaranya

1.       Nilai kegunaan di masa kini ataupun di masa yang akan datang

2.       Ketepatan waktu pemenuhan kebutuhan

3.       Trend mode atau kecenderungan keadaan saat ini

4.       Adat dan kebiasaan yang dilakukan oleh manusia/masyarakat 

 

2.   Skala Prioritas

Setiap  hari  kita  selalu  dituntut  untuk  memenuhi  kebutuhan hidup. Penghasilan yang kita terima dapat dipergunakan untuk memenuhi  kebutuhan  tersebut.  Seluruh  pendapatan  yang diperoleh akan dikeluarkan untuk mencukupi kebutuhan, baik untuk  konsumsi  dan  produksi  maupun  ditabung.  Karena jumlah  kebutuhan  konsumen  tidak  terbatas,  maka  sebaiknya disusun skala prioritas kebutuhan atau daftar urutan kebutuhan, agar pendapatan yang dimiliki dapat digunakan sesuai dengan urutan  kepentingannya. Adapun hubungan antara pendapatan dengan konsumsi adalah berbanding  terbalik  seperti  yang  dikemukakan  oleh  sarjana ekonomi Jerman bernama Engel yang terkenal dengan Hukum Engel,  berbunyi  “Semakin  besar  pendapatan,  semakin  kecil bagian  pendapatan  yang  digunakan  untuk  konsumsi,  dan sebaliknya”.

Berdasarkan  Hukum  Engel,  maka  kamu  perlu  berperilaku hidup hemat dengan cara menyusun anggaran dan skala prioritas, sehingga antara besarnya penerimaan dan pengeluaran selalu seimbang. Bagaimanakah cara menyusun skala prioritas kebutuhan? Agar lebih mudah memahami, sebaiknya kamu perhatikan contoh berikut.

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan penghasilan sebulan sebesar Rp5.000.000,00 dan telah berkeluarga serta memiliki anak sebanyak 3 anak. Agar dengan gaji tersebut dapat terpenuhi segala kebutuhannya, maka disusun skala prioritas kebutuhan sebagai berikut.

Kebutuhan Primer

Makan dan Minum                                    Rp 1.200.000,00

Listrik, air, telepon (hp) dan internet         Rp    500.000,00

Keperluan sekolah anak                           Rp    600.000,00

BBM                                                          Rp    300.000,00


Kebutuhan Sekunder

Keperluan mandi dan cuci                        Rp    500.000,00

Rekreasi dan jajan                                    Rp    750.000,00

Sosial dan keamanan                               Rp    250.000,00


Kebutuhan Tersier

Tabungan untuk beli motor                        Rp    400.000,00

Tabungan untuk masa depan                    Rp    500.000,00

                                                                  _____________ +

    Jumlah                                                  Rp 5.000.000,00

                                                                   =============

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEBUTUHAN DAN ALAT PEMUAS KEBUTUHAN (EKONOMI SMA X)