PRINSIP DAN MOTIF EKONOMI_PEMBAGIAN ILMU EKONOMI
A. PRINSIP EKONOMI DAN MOTIF EKONOMI
1. Prinsip
Ekonomi
a.
Pengertian prinsip
ekonomi
Prinsip Ekonomi adalah pedoman/patokan yang
digunakan manusia dalam melakukan kegiatan atau tindakan ekonomi. Pedoman tersebut berupa kalimat istimewa, yaitu dengan
pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil yang tertentu atau
dengan pengorbanan yang tertentu untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya.
b.
Ciri-Ciri Perilaku
Seseorang yang Menggunakan Prinsip Ekonomi
1)
Bersikap
hemat
2)
Menentukan
skala prioritas
3)
Bertindak
secara rasional dan ekonomis
4)
Bertindak
dengan prinsip cost and benefit
2. Motif
Ekonomi
Motif ekonomi adalah gejala sesuatu yang
mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi. Tindakan
atau motif ekonomi seseorang biasanya berupa berikut:
1)
Motif untuk mencari keuntungan/kemakmuran;
2)
Motif untuk mencapai kekuasaan;
3)
Motif untuk mencapai penghargaan;
4)
Motif untuk melakukan kegiatan sosial.
B. PEMBAGIAN
ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi termasuk
bagian dari Ilmu Pengetahuan Sosial (social
science) sehingga ruang lingkup dalam pembagian ilmu ekonomi dapat kita
bahas menurut masalah yang dipelajari dan menurut kegiatannya.
Menurut masalah yang
dipelajari, ilmu ekonomi dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
1. Ekonomi
Deskriptif (Descriptive Economics),
Ekonomi
deskriptif menggambarkan atas peristiwa-peristiwa ekonomi yang timbul dalam
masyarakat, sehingga tidak diperlukan penjelasan dan penilaian atas fakta atau
peristiwa tersebut. Contoh : Peristiwa kenaikan harga barang, kelangkaan barang
yang ada di pasar, terjadinya gagal panen,
pemanfaatan sumber daya alam dalam kegiatan ekonomi dan sebagainya
2. Ekonomi
Teori (Theory Economics)
Teori dasar
dalam ilmu
ekonomi dibedakan
menjadi dua, yaitu teori ekonomi
mikro yang
membahas permasalahan
bersifat parsial atau
bagian kecil
dari kegiatan
perekonomian, dan teori
ekonomi makro,
yang membahas
permasalahan ekonomi yang bersifat
global atau menyeluruh.
a. Ekonomi
Mikro
Ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari
aktivitas-aktivitas perekonomian yang bersifat bagian kecil, yang memusatkan perhatiannya pada masalah bagaimana konsumen
akan mengalokasikan pendapatannya
yang terbatas
terhadap berbagai
macam barang
dan jasa
yang dibutuhkan,
untuk memperoleh
kepuasan maksimum.
Dan umumnya membahas tiga masalah pokok ekonomi modern, yakni What, Hor dan For Whom.
b. Ekonomi
Makro
Ekonomi makro
merupakan bagian
dari ilmu
ekonomi yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Dengan demikian hubungan
kausal yang dipelajari dalam ekonomi
makro, pada
intinya adalah
hubungan antar
variabel ekonomi
agregatif (secara
keseluruhan), seperti tingkat pendapatan
nasional, tingkat
kesempatan kerja, pengeluaran konsumsi rumah
tangga, saving
(tabungan), investasi nasional,
tingkat bunga,
jumlah uang
yang
beredar,
neraca pembayaran, stok
kapital nasional,
utang pemerintah,
dan sebagainya.
3. Ekonomi
Terapan (Applied Economics)
1.
Matematika
Ekonomi
Matematika
Ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang mencakup pengertian-pengertian,
dalil-dalil dan rumus-rumus serta teknik-teknik penggunaan matematika dalam
pembahasan persoalan-persoalan ekonomi secara kuantitatif.
2.
Politik
Ekonomi
Politik
Ekonomi merupakan ilmu ekonomi yang membahas kebijakan-kebijakan pemerintah
dalam bidang perekonomian dalam rangka untuk mencapai kemakmuran atau
kesejahteraan rakyat
3.
Ekonomi
Perusahaan
Ekonomi
Perusahaan merupakan suatu bagian dari ilmu ekonomi yang khusus bertujuan untuk
mempelajari gejala-gejala dalam rumah tangga perusahaan
4.
Ekonomi
Industri
Ekonomi
Industri merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas hubungan berbagai
perusahaan dalam suatu industri, baik industri kecil, menengah maupun industri
besar
5.
Ekonomi
Moneter
Ekonomi Moneter merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas permasalan moneter (inflasi, deflasi dan jumlah uang yang beredar) dalam masyarakat suatu negara
6.
Ekonomi
Internasional
Ekonomi
Internasional merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari segala sesuatu
mengenai hubungan ekonomi antar negara di dunia.
7.
Ekonomi
Keuangan atau Keuangan Negara
Ekonomi
Keuangan merupakan cabang ilmu ekonomi yang berkaitan dengan pembahasan
keuangan negara atau anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)
8.
Ekonomi
Syariah atau Ekonomi Islam
Ekonomi
Syariah merupakan cabang ilmu ekonomi yang kegiatannya berdasarkan
prinsip-prinsip Islam atau hukum Islam
Menurut kegiatannya, ilmu ekonomi dibagi menjadi
tiga bagian, yaitu :
a.
Kegiatan
Produksi
b.
Kegiatan
Distribusi
c. Kegiatan Konsumsi
Pembagian Ilmu
Ekonomi Secara Fundamental dan Historis
a. Ilmu Ekonomi Positif
Hanya membahas deskripsi mengenai fakta, situasi dan hubungan
yang terjadi dalam ekonomi. Merupakan ilmu yang melibatkan diri dalam masalah
“apakah yang terjadi”. Oleh karena itu ilmu ekonomi netral terhadap
nilai-nilai. Artinya, ilmu ekonomi positif atau bebas nilai, hanya menjelaskan
‘apakah harga itu’ dan ‘apakah yang terjadi jika harga itu naik atau turun’
bukan ‘apakah harga itu adil atau tidak’.
b. Ilmu Ekonomi Normatif
Membahas pertimbangan-pertimbangan nilai etika. Ilmu ekonomi normatif beranggapan bahwa ilmu ekonomi harus melibatkan diri dalam mencari jawaban atas masalah “apakah yang seharusnya terjadi
Komentar
Posting Komentar